Serangan Serangga Tomcat dan Cara Mengatasinya


Gambar

Baru – baru ini kita dikejutkan dengan Wabah Serangan Serangga Tomcat yang terjadi di Surabaya. Tentunya Wabah Serangan Serangga Tomcat – Cara Mencegah dan Mengobati harus kita ketahui dan kita pelajari sehingga terhindar dari Wabah Serangan Serangga Tomcat ini.

 Sejumlah warga Surabaya menjadi sasaran serangan Paederus riparius, jenis serangga berwarna merah-hitam yang populer dengan sebutan Tomcat. Mereka merasakan sensasi terbakar di kulit seiring munculnya bentol-bentol merah mengandung cairan seperti nanah.  Yang perlu diwaspadai bukan hanya racun yang keluar saat menggigit, tapi juga gesekan sayap yang memperparah rasa gatal.

 “Racun yang dikeluarkan serangga itu jenis zat asam sehingga membuat gatal, iritasi, membuat kulit melembung,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Budi Rahayu, kepada wartawan.

 Habitat serangga jenis Arthropoda itu paling banyak di rerumputan atau semak, dan lampu yang menyala di malam hari.

 Karenanya, biasakan menutup pintu dan jendela rumah, dan kalau perlu gunakan kelambu saat tidur untuk mengurangi risiko serangan Tomcat.  Budi mengimbau masyarakat untuk menghindari kontak langsung dengan jenis serangga tersebut. Namun, tak perlu panik jika terlanjut terkena gigitan.

 

Cukup mencuci bagian permukaan kulit dengan air sabun, lalu oleskan salep untuk menghilangkan gatal atau alergi. Jangan garuk untuk menghindari infeksi.

 

Gejala apabila terkena toksin kumbang Tomcat, kulit akan menjadi merah maupun bisa menimbulkan gelembung di kulit yang terkena. Penanganan awal adalah jangan menggaruk luka di kulit tersebut karena dapat menyebabkan infeksi bakteri pada luka. Hal tersebut dapat mempersulit penyembuhan.

 

 

 Gambar

Pada umumnya, luka di kulit akan mengalami penyembuhan pada beberapa hari hingga beberapa minggu, tergantung penanganannya. Berikut beberapa panduan perawatan luka di kulit akibat toksin Tomcat:

1.Sering cuci bersih dengan air dan sabun

2.Kompres dengan air yang diberi sedikit garam (1 sendok teh untuk 1 liter air)

3.Bila ingin menggunakan krim, sebaiknya gunakan krim yang menggunakan difenhidramin saja

4. Konsultasikan dengan dokter apabila gejala menjadi berat, seperti gatal yang mengganggu aktivitas & istirahat, nyeri maupun tanda-tanda syok

 

Serangan Tomcat ke beberapa daerah pemukiman diduga akibat penyempitan lahan pertanian yang berubah menjadi lahan pemukiman. Serangga ini banyak hidup di lahan pertanian. Oleh karena tempat tinggal mereka terdesak oleh pemukiman, sehingga mereka berpindah masuk ke daerah pemukiman.

 

Nah mulai sekarang kita harus waspada dengan Wabah Serangan Serangga Tomcat, juga yang wajib diketahui adalah cara penanggulangan dan cara mengobati Wabah Serangan Serangga Tomcat ini, semoga bermanfaat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s