Akhir—akhir ini rama-ramai masyarakat, praktisi, tokoh politik, maupun ahli hukum terlibat dalam pertarungan pemikiran tentang GAYUS, mulai dari penanganann kasusnya yang sedang berlangsung, maupun kasus Gayus yang akan menguap. Banyak kalangan meyakini  kasus Gayus akan menjadi entry point membuka kasus-kasus besar yang melibatkan para mafia peradilan yang konon katanya sudah menggurita.  wow…  mengingat pentingnya kasus ini banyak kalangan mengusulkan, mendukung, mendorong agar  memindahkan kasus gayus dari POLRI ke KPK, tapi  kayaknya gayung tak bersambut……KPKnya adem ayem aja kenapa ya…?

1. apa karena KPK takut POLRI (penyidik POLRI diambil, kasus tahun 2007)

2. apa karena kasus pribadi Bibit-chandra (takut kena lagi)

3. atau karena tidak ada hukum….?

entah karena apa yang pasti merek yang di KPK yang tahu jawabannya.  yang pasti beban berat dipundak mereka, rakyat sudah kadung percaya padanya. karena tidak ada lagi penegak hukum atau pilar hukum yang dipercayai selain KPK, tapi kenapa ada apa dengan KPK, kayaknya kok memble….semoga nggak ya KPK (komisi penangkap Koruptor)

Iklan