REPUBLIKA.CO.ID,Baidu, mesin pencari Internet paling populer di Cina mengatakan labanya berlipat dua untuk tiga bulan yang berakhir pada bulan Juni. Baidu minggu ini mengatakan, laba perusahaan melonjak 119 persen, menjadi sekitar 124 juta dolar dibandingkan dengan waktu yang sama tahun lalu.

Perusahaan itu mengatakan, jumlah pelanggan juga meningkat menjadi 254.000, atau naik 25 persen dari tahun 2009. Rekor performa Baidu untuk periode April hingga Juni diperoleh setelah perusahaan Internet Google yang berbasis di Amerika menutup situs pencari Internetnya yang berbasis di Cina.

Google menutup situsnya bulan Maret setelah terjadi perselisihan dengan pemerintah Cina mengenai isu-isu penyensoran.

iResearch, sebuah perusahaan di Cina yang meriset kegiatan internet, mengatakan pangsa pasar Baidu untuk mesin pencari di Cina naik tiga persen dalam kuartal kedua, menjadi lebih dari 70 persen, sedangkan pangsa pasar Google turun sedikit lebih dari dua persen. Awal bulan ini Google mengatakan telah memperbarui izinnya untuk beroperasi di Cina.

Iklan