cara bernegosiasi dengan lancar



Sepanjang hidup kita, kita perlu banyak bernegosiasi dalam banyak hal dan situasi, baik dalam kehidupan pribadi maupun kegiatan bisnis. Ketika Anda

berhadapan dengan klien untuk membicarakan kelanjutan nasib proposal bisnis Anda, Anda harus memiliki keterampilan bernegosiasi.

Banyak hal yang akan didiskusikan berkaitan dengan spesifikasi proyek yang klen mau sampai dengan besaran harga proyek Anda. Dimana proposal Anda harus menawarkan konsep “win-win”. Oleh karena itu, pada saat bernegosiasi dengan klien pun, Anda harus menerapkan konsep “win-win solution”. Berikut beberapa tips dari para pakar dan praktisi bisnis yang mungkin dapat membantu Anda melakukan negosiasi.

1. Selalu isyaratkan dengan jelas bahwa tujuan Anda adalah

memperoleh kemenangan/keberhasilan. Pastikan klien juga

memiliki tujuan yang sama. Jangan sampai Anda terlihat seperti sedang berusaha memetik keuntungan dari klien saja atau seperti meminta sumbangan dana. Be professional, tawarkan secara konkret dan tunjukkan kekuatan proyek Anda yang dapat dimanfaatkan oleh calon klien.

2. Kenalilah karakteristik calon klien Anda sehingga Anda bisa menyesuaikan diri (butuh keterampilan humaniora dan seni psikologis)

Semakin banyak Anda berjumpa dan melakukan hubungan interpersonal, Anda akan semakin mudah membangun kompetensi untuk memahami karakter orang per orang dan menyusun strategi komunikasi yang paling pas.

3. Bangun suasana saling percaya dan saling menghormati.

Kepercayaan klien bisa timbul dan kesan yang Anda tampilkan pertama kali kepadanya. Kredibilitas Anda muncul lewat sikap dan pembawaan yang profesional. Hal ini bisa dilatih dengan menambah latihan pengembangan kepribadian. Sementara itu, saling menghormati dapat dilakukan salah satunya dengan menjaga etika bersikap dan berbicara. Hal ini selain menunjukkan penghormatan Anda pada klien sebenarnya menjaga kehormatan diri Anda sendiri di mata klien.

4. Berbicara dalam pandangan klien dan carilah peluang untuk mempersuasi.

Sesuaikan diri dengan pengetahuan klien, ketertarikannya tentang hal-hal tertentu, tujuan dan pandangannya tentang proyek Anda. Kemudian, aturlah strategi untuk memenangkan hati klien Anda.

5. Bantulah klien untuk mengenal Andalebih jauh, perusahaan Anda, dan

terutama proyek yang Anda ajukan.

Klien yang awam dan belum mengenal Anda perlu tahu siapa Anda, mungkin ia belum membaca lengkap referensi yang Anda tulis dalam proposal Anda. Sedikit mengenalkan diri akan lebih baik, hanya saja jangan melebihi porsi, jangan membesar-besarkan diri, obyektif dan tetap profesional.

6. Berikan penghargaan (meskipun hanya dengan sikap) atas isyarat/sikap positif klien pada Anda.

Tunjukan terimakasih Anda atas kesempatan dan maksud baik klien untuk melakukan pertemuan yang menyenangkan dengan Anda.

http://herinoto.com/tips-negosiasi.php

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s