VIVAnews – Penyakit kanker menjadi salah satu penyakit mematikan di Indonesia. Berdasarkan data riset kesehatan 2007, kanker menempati ranking ke 7.

“Atau 5,7 persen penyebab kematian dengan prevalensi 4,3 persen per 1000 orang,” ujar Dirjen Pelayanan Medik Departemen Kesehatan Supriyantoro dalam peresmian Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCC) Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, Sabtu 17 Juli 2010.

Dijelaskan Supriyantoro, 10 besar kanker yang menjadi perhatian utama di Indonesia yakni, servik, payudara, nashopharing, colorectal, lungs, pediatric, leukemia, liver, brain, dan prostat. Penyakit-penyakit tersebut harus ditangani khusus dengan peralatan dan dokter ahli.

Oleh karena itu, dengan adanya rumah sakit MRCCC ini, kata Supriyantoro, pemerintah cukup terbantu dalam memberikan pelayanan penderita kanker di Indonesia. “MRCC Siloam Hospital Semanggi diharapkan dapat menjadi percontohan RS khusus swasta yang dapat membantu program pemerintah di bidang penanggulangan penyakit kanker,” katanya.

Umumnya, jumlah penderita kanker di Indonesia yang berobat ke luar negeri cukup banyak. Disebabkan kurangnya fasilitas memadai dan dokter ahli yang menangani. Sehingga jumlah devisa bagi negara banyak terbuang.

“Adanya alat medik canggih di MRCCC juga merupakan kesempatan untuk membuktikan bahwa para dokter ahli di Indonesia juga mampu mengoperasionalkannya dengan baik,” paparnya. (umi)

• VIVAnews

Iklan