Khasiat Luar Biasa Aneka Jenis Minyak Zaitun


Barangkali tidak salah kalau minyak zaitun bisa disebut juga sebagai minyak kesehatan, karena memang khasiat minyak zaitun untuk kesehatan teramat banyak. Namun sadarkah Anda, bahwa minyak ini tidak akan berkhasiat bahkan merusak tubuh jika Anda tidak mengenal lebih lanjut kualitas tingkatan dari minyak zaitun. Karena, jangan salah ada juga minyak zaitun untuk bahan produk kecantikan, juga ada minyak zaitun sebagai minyak goreng.

Tingkatan minyak zaitun sedikitnya dibagi menjadi Extra Virgin, Virgin, Pure,  Extracted and Refined, dan Pomace.

Minyak zaitun Extra Virgin dihasilkan dari zaitun kualitas nomor 1. Dihasilkan hanya dengan perasan pertama, dan tidak lebih. Tingkat keasamannya tidak melebihi dari 1% saja. Rasa dan aroma buahnya kuat. Jenis minyak zaitun ini sangat dianjurkan untuk kesehatan. Artinya bisa dikonsumsi langsung.

Yang kedua, minyak zaitun Virgin. Diproses secara mekanik dengan metode perasan tidak menggunakan panas. Minyak zaitun Virgin diambil dari buah zaitun yang lebih matang, sehingga tingkat keasamannya agak tinggi dibandingkan Extra Virgin, yakni berkisar 1 sampai 5%. Masih bisa dikonsumsi secara langsung.

Yang ketiga, Pure. Minyak zaitun yang didapatkan dari campuran dari minyak zaitun hasil sulingan dan minyak zaitun Virgin. Yang perlu diperhatikan adalah tehnik penyulingan disini sudah tentu menggunakan panas, dan sedikit campuran bahan kimia. Adapun penambahan minyak zaitun Virgin digunakan sebagai penguat rasa biasanya. Tingkat keasaman minyak zaitun Pure berkisar 3 sampai 4%.  Minyak zaitun ini biasanya dipakai untuk memasak.

Yang keempat, minyak zaitun Extracted and Refined. Minyak zaitun ini dibuat dari sisa perasan pertama, dengan menggunakan pelarut kimia. Minyak zaitun Virgin juga ditambahkan sebagai penguat rasa. Tingkat keasamannya lebih tinggi dari 3,3%.

Yang kelima, Pomace. Minyak zaitun yang dibuat dengan ekstraksi kimia dari residu yang tersisa setelah perasan dan pemrosesan kedua. Tingkat keasamannya 5-10%, minyak zaitun Virgin juga ditambahkan sebagai penguat rasa dan aroma minyak zaitun. Minyak zaitun Pomace, biasanya dipakai sebagai bahan baku produk kecantikan, sabun, shampo atau lainnya.

Istilah-istilah tersebut di atas biasanya dicantumkan dalam produk minyak zaitun yang dijual di pasaran, sebaiknya Anda memperhatikan dengan istilah yang mana Anda akan memanfaatkan minyak zaitun. Disarankan jika untuk kesehatan sebaiknya memilih jenis minyak zaitun Extra Virgin. Jenis minyak zaitun ini lebih aman untuk tubuh, kadar keasamannya tidak lebih dari 1%, tentu akan lolos sensor lambung kita. Sementara yang kami ketahui, (Allohu a’lam) pengobatan dengan mengkonsumsi minyak zaitun hendaknya dikonsumsi secara rutin dan berkali-kali. Artinya khasiat akan terasa jika memang sudah biasa mengkonsumsi harian. Fakta mengenai hal ini sudah banyak dibuktikan, misal beberapa daerah di Eropa sedikit penduduknya menderita penyakit jantung, ternyata mereka biasa memakan salad dengan minyak zaitun.

Ada beberapa istilah lain dari minyak zaitun diantaranya First Cold Press, 100% Pure Olive Oil, Light Olive Oil, Made from Refined Olive Oil.

First Cold Press, berarti kualitas minyak zaitun nomor satu. Minyak zaitun ini didapat dari perasan pertama, tanpa proses pemanasan. Kata kuncinya pada kata cold, yang berarti dingin. Dengan pemanasan dikhawatirkan ada nilai gizi dari zaitun yang menguap. Karenanya proses terbaik dari buah zaitun menjadi minyak adalah dengan cold pressed.

100 % Pure Olive Oil, mempunyai kualitas yang biasa saja. Masih lebih baik kualitas virgin ketimbang kualitas ini. Biasanya kualitas jenis ini paling banyak dijumpai di toko-toko.

Light Olive Oil, maksudnya mempunyai kadar lemak yang rendah. Bukan rendah lemak dan kalori, tapi hanya warnanya saja yang lebih terang.

Made from Refined Olive Oli, maksudnya isi dari botol kemasan tersebut merupakan intisari dari minyak zaitun. Padahal rasa dan tingkat keasamannya adalah hasil olahan kimia.

Setelah mengenal istilah-istilah tersebut dan istilah sebelumnya, sebaiknya Anda lebih kritis dan cerdas dalam mencari minyak zaitun apa yang cocok untuk Anda. Sekedar saran, pilihlah yang terbaik, yakni Cold Pressed. Allohu a’lam. Semoga bermanfaat.

Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari minyak zaitun. Selain baik untuk kesehatan kulit dan rambut, minyak zaitun juga bermanfaat untuk membantu mengikis kolesterol jahat dalam tubuh sehingga bisa menurunkan risiko kanker. Maka itu, tak heran jika harganya cukup mahal.

Namun, harga minyak zaitun juga bervariatif. Ada yang harga mahal standar, ada pula yang cukup menguras kocek. Bahkan, beberapa jenis ada yang tergolong termahal di dunia. Ini dia jenis minyak zaitun yang termahal di dunia seperti yang diberitakan dari laman shineyahoo.com.

– Fattoria Montecchio seharga US$38 (sekitar Rp 380 ribu)
Ini adalah minyak zaitun Tuscan tradisional dengan rasa kacang yang halus. Dihasilkan dari hasil panen yang disimpan dalam botol selama empat ratus tahun di sebuah pedesaan dengan bantuan batu penghancur zaitun.

Tidak ada tambahan bahan kimia di dalamnya. Bahkan, dalam proses penyaringannya benar-benar menggunakan tangan. Minyak ini bisa digunakan untuk aneka hidangan panggang seperti seafood dan sayuran panggang.

– Moulin Jean Marie Cornille seharga US$66,95 (sekitar Rp 660 ribu)
Diproduksi di Côte d’Azur, Prancis, minyak emas mentega ini dijamin bisa membuat nafsu makan Anda lebih meningkat. Produk ini tergolong sulit ditemukan. Sebab, bahan dasarnya yang kompleks. Namun, produk ini sempurna jika digunakan sebagai bumbu untuk memanggang, atau untuk dioleskan pada roti.

– Pasolivo Olio Nuovo Estate Tuscan Blend seharga US$30 (sekitar Rp 300 ribu)
Tidak terlalu banyak orang yang royal membelanjakan uangnya hanya demi sebotol minyak zaitun. Namun, lain halnya dengan minyak yang satu ini. Campuran nuovo memberikan rasa yang berbeda, minyak pedas yang diproduksi di Paso Robles, California, sempurna untuk pasta segar atau sebagai minyak oles untuk daging.

– Colonna Extra Virgin Olive Oil seharga US$48 (sekitar Rp 480 ribu)
Dipanen dan diproduksi di Molise, di selatan Roma. Minyak buah lezat ini memiliki rasa khas yang ringan dari bahan zaitun.

– Lambda seharga US$ 182 (sekitar Rp 1.820.000)
Ini merupakan minyak “ultra premium” karena mengandung rendah asam dengan aroma vanili. Di Yunani minyak zaitun banyak digunakan oleh selebriti dan para pencinta kuliner. Dari wilayah Critsa Creta, minyak ini dijual terbatas, selain memiliki wadah yang unik, rasa dari minyak ini juga sungguh menggoda selera.

– Manni seharga sekitar US$ 80 per 0,8 liter (sekitar Rp 800 ribu)
Dikenal sebagai “minyak zaitun paling ekslusif”, berasal dari rumput-rumputan organik minyak zaitun extra virgin dari Tuscany hanya digunakan sejumlah restoran elit di Eropa. Minyak zaitun sama dengan minyak kesehatan. Minyak yang kaya komponen gizi ini dapat mempercantik dan melangsingkan tubuh, mencegah kanker, menurunkan kadar gula, serta menangkal osteoporosis.

Cleopatra terkenal dengan kecantikannya, yang mampu membuat banyak laki-laki bertekuk lutut. Salah satu rahasia kecantikannya yang populer hingga saat ini adalah minyak zaitun (olive oil). Ibu-ibu yang rajin mempercantik diri menggunakannya untuk mengatasi berbagai “penyakit” kecantikan seperti ketombe, kulit kering, dan keriput.

Minyak zaitun juga digunakan untuk memperkuat aroma masakan. Komponen gizinya pun bermanfaat untuk kesehatan. Sayang, harganya mahal sehingga kurang populer. Padahal, khasiatnya luar biasa bagi kesehatan.

Jenis minyak zaitun

Minyak zaitun diambil dari pohon zaitun. Tanaman ini digunakan sejak 3000 SM, diperkirakan berasal dari Timur Tengah. Saat ini, selain di Timur Tengah, Spanyol, Italia, Yunani, Portugal, dan Turki merupakan pusat penghasil minyak zaitun terbesar di dunia.

Zaitun termasuk jenis Olea europaea dari keluarga Oleaceae. Dalam bentuk buah, zaitun muda yang berwarna hijau kekuningan kerap disantap begitu saja atau sebagai penambah rasa. Zaitun matang berwarna hitam biasanya dibuat acar atau diperas diambil minyaknya.

Buah zaitun matang mengandung 80 persen air, 15 persen minyak, serta 1 persen protein, karbohidrat, dan serat. Untuk menghasilkan buah dan berproduksi secara penuh, pohon zaitun harus berumur 15-20 tahun.

Berdasarkan jenisnya, minyak zaitun dibagi menjadi extra-virgin olive oil, virgin olive oil, refined olive oil, pure olive oil, light olive oil, serta extra light olive oil. Extra virgin olive oil memiliki tingkat keasaman kurang dari 1 persen. Virgin olive oil hampir menyerupai extra virgin olive oil. Bedanya, virgin olive oil diambil dari buah yang lebih matang dan punya tingkat keasaman lebih tinggi.

Refined olive oil merupakan minyak zaitun yang berasal dari hasil penyulingan. Jenis ini tingkat keasamannya lebih dari 3,3 persen. Aromanya kurang begitu baik dan rasanya kurang menggugah lidah. Pure olive oil merupakan minyak zaitun paling banyak dijual di pasaran. Warna, aroma, dan rasanya lebih ringan daripada virgin olive oil.

Selain itu, masih ada light dan extra light olive oil. Jenis ini merupakan campuran minyak zaitun murni dan hasil sulingan, sehingga kualitasnya kurang begitu baik. Namun, jenis ini cukup populer karena harganya lebih murah daripada jenis lainnya.

Sebelum membeli, sebaiknya perhatikan labelnya. Jangan membeli minyak yang tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa karena mutunya akan berkurang dengan semakin lamanya penyimpanan.

Minyak zaitun sebaiknya dibeli sesuai kebutuhan. Simpanlah pada suhu 14°C dalam botol gelap. Jangan menyimpan di lemari tanpa sirkulasi udara yang baik.

Sumber squalene

Minyak zaitun mengandung senyawa seperti fenol, tokoferol, sterol, pigmen, dan squalene, yang memegang peran penting dalam kesehatan.

Ia juga mengandung triasilgliserol yang sebagian besar berupa asam lemak tak jenuh tunggal jenis asam oleat (omega-9). Kandungan asam oleat 55-83 persen dari total asam lemak.

Karena asam oleat merupakan asam lemak tak jenuh tunggal, risiko teroksidasi lebih rendah daripada asam linoleat (omega-6) dan linolenat (omega-3). Keduanya termasuk kelompok asam lemak tak jenuh ganda. Asam oleat mampu mereduksi serum LDL (low density lipoprotein) atau kolesterol jahat penyebab aterosklerosis, yang menjadi cikal bakal stroke.

Konsentrasi squalene minyak zaitun tertinggi dibandingkan dengan jenis minyak lain. Jumlahnya bervariasi, mulai dari 2.500-9.250 mikrogram per gram. Minyak lain hanya mengandung 16-370 mikrogram per gram.

Squalene adalah zat organik berupa cairan enter tetapi bukan minyak karena tidak mengandung asam lemak atau gugusan COOH (karboksil), berwarna semu kuning atau putih bening, berbau khas. Secara alamiah squalene terdapat di dalam tubuh dan tersebar di semua organ dan jaringan, bersifat serbaguna. Contohnya, squalene di kulit berfungsi sebagai komponen utama zat pelicin.

Manfaat squalene luar biasa. Beberapa rumah sakit milik universitas di Tokyo dan Fukuoka, serta rumah sakit nasional di Jepang melaporkan bahwa squalene bermanfaat untuk mengobati penyakit kanker. Sudah lama ia dikenal sebagai interferon inducer (IFN). Interferon berfungsi meningkatkan jumlah maupun aktivitas sel natural killer (NK) atau lymphocytes.

Dokter dan peneliti di bidang onkologi percaya, peningkatan jumlah dan aktivitas sel NK pada penderita kanker memberikan efek penyembuhan yang sangat baik. Komponen ini juga meningkatkan daya tahan tubuh dari penyakit TBC, hepatitis, flu, dan lain-lain.

Squalene juga sangat baik untuk penderita diabetes. Menurut Budiarso (2002), squalene adalah bahan baku pembuat hormon insulin. Ia berfungsi memperkuat dan memperbaiki kelenjar pankreas. Berarti berpengaruh positif terhadap penyembuhan penyakit diabetes melitus.

Kaya Antioksidan

Salah satu komponen penting minyak zaitun adalah tokoferol (vitamin E), terdiri atas tokoferol alfa, beta, gama, dan delta. Jenis alfa paling tinggi konsentrasinya, hampir mencapai 90 persen dari total tokoferol. Karena itu, minyak ini sangat ideal sebagai antioksidan.

Warna minyak zaitun murni sebagian besar disumbang oleh klorofil, feofitin, dan karotenoid. Klorofil dan feofitin mampu melindungi minyak terhadap oksidasi dalam kondisi gelap, sedangkan karotenoid melindunginya dari oksidasi dalam kondisi terang. Ketiga pigmen tersebut memudahkan penyerapan minyak di dalam tubuh.

Proses pemurnian minyak zaitun menghasilkan sejumlah komponen lain yang bermanfaat, di antaranya hidroksitirosol dan tirosol. Hidroksitirosol terbukti efektif meningkatkan aktivitas antioksidan dalam plasma serta melindungi terhadap oksidasi LDL.

Tirosol beserta antioksidan fenolik lainnya mampu mengikat LDL, sehingga dapat menunda proses aterosklerosis. Hasil samping tersebut mempunyai aktivitas yang lebih baik dibanding minyak zaitun itu sendiri, khususnya dalam mencegah oksidasi LDL.

Riset tentang potensi minyak zaitun untuk mencegah penyakit, dilakukan University of Barcelona, Spanyol. Mereka menggunakan tikus yang telah dikondisikan mengidap kanker. Tikus dibagi tiga kelompok, masing-masing diberi minyak zaitun, minyak ikan, dan minyak biji bunga matahari. Tikus yang diberi minyak zaitun jaringan kankernya berkurang secara signifikan.

Manfaat minyak zaitun untuk menjaga kesehatan jantung dan mencegah stroke telah terbukti secara ilmiah. Sebuah studi menyebutkan, pasien berusia 64-71 tahun menunjukkan penurunan total kolesterol setelah diberi dua sendok makan minyak zaitun setiap hari.

Riset di Barcelona menunjukkan extra virgin olive oil merupakan jenis minyak zaitun paling baik untuk mencegah gula darah dan oksidasi LDL, serta meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Cegah Obesitas & Osteoporosis

Minyak zaitun bisa membuat tubuh langsing. Hasil riset yang dimuat di The British Journal of Nutrition menyebutkan, penggunaan minyak zaitun untuk menggantikan minyak jenuh selama empat minggu, tanpa mengubah pola makan, mampu mengurangi berat badan hingga 2-3 kg.

Penelitian lain menyebutkan, minyak zaitun dapat memecah sel adiposit penyebab obesitas. Extra virgin olive oil direkomendasikan untuk menggantikan diet minyak lemak jenuh yang sering kita konsumsi.

Minyak zaitun juga bermanfaat mengatasi osteoporosis. Berdasarkan publikasi dalam The British Journal of Nutrition, minyak zaitun membantu mencegahh osteoporosis, meskipun tidak memulihkan berat tulang yang hilang seluruhnya.

Uji yang dilakukan pada tikus menunjukkan, pemberian minyak zaitun 50 g per kg berat tikus secara. teratur selama 3 bulan, mampu memulihkan bobot tulang hingga 70-75 persen.

Efektif Lawan Kanker

Minyak zaitun baik digunakan saat memasak daging. Untuk membuat daging bakar, gunakan kombinasi extra virgin olive oil dan minyak zaitun biasa. Untuk daging goreng dalam minyak banyak, gunakan minyak zaitun biasa.

Saat menggoreng atau memanggang sapi/ayam, terbentuk senyawa HCA (amina-amina heterosiklis), yaitu zat penyebab mutasi yang dapat merangsang munculnya radikal bebas dan merusak DNA.

Riset menunjukkan, HCA mengakibatkan kanker usus besar, payudara, pankreas, hati, dan kandung kemih. HCA diduga bertanggung jawab terhadap meningkatnya insiden kanker payudara dan usus besar pada wanita di AS.

Penggunaan minyak zaitun untuk proses pemasakan daging dapat mereduksi HCA. Komponen fenolik pada virgin olive oil efektif untuk melawan kanker usus, sedangkan ekstrak komponen fenol dari virgin olive oil sebanyak 50 mkg/ml dapat mencegah pertumbuhan sel kanker kolon.

Tabel. Kandungan zat gizi per 100 gram minyak zaitun

Zat gizi Kadar
Energi (kkal) 884
Kalsium (mg) 0,18
Besi (mg) 0,38
Magnesium (mg) 0,01
Natrium (mg) 0,04
Vitamin E (mg) 12,4

(fn/m2a/vs/cbn) www.suaramedia.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s